Berita

Politik

DEBAT PILPRES 2019

Prabowo Ungkit Perlakuan Tidak Adil Aparat Hukum Kepada Pendukungnya

KAMIS, 17 JANUARI 2019 | 21:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengungkit permasalahan yang menimpa Kepada Desa Suhartono di Mojokerto yang terang-terangan mendukung dirinya kemudian dijebloskan ke penjara.

Hal itu dinyatakan Prabowo dalam sesi penegakan hukum di debat Pilpres perdana dengan tema hukum, HAM, korupsi dan terorisme di hotel Bidakara,  Jakarta, Kamis (17/1).

“Kami ingin bertanya penegakan hukum yang pemerintah saat ini 4 tahun lebih. Yang kita temukan ada perasaan di masyarakat ada aparat yang diduga berat sebelah sebagai contoh kalau ada kepala daerah, gubernur-gubernur yang mendukung paslon 01 tapi tidak dihukum, tapi ada kepala desa di Jawa Timur yang mendukung kami langsung ditangkap,” ucap Prabowo.


Menurut dia perlakuan tidak adil itu merupakan pelanggaran HAM bagi masyarakat. Selanjutnya Prabowo juga menegaskan bahwa kebebasan berpendapat itu dijamin oleh UUD.

“Menurut saya ini perlu dipertimbangkan oleh bapak atau ada anak buah bapak yang mungkin berlebihan,” tegas mantan Danjen Kopassus.

Menanggapi itu, Jokowi berkilah agar Prabowo jangan menuduh. Karena semua yang dilakukan oleh aparat hukum sudah sesuai prosedur.

“Jangan menuduh seperti itu Pak Prabowo karena  ini negara hukum. Ada  prosedur hukum, ada mekanisme hukum yang dilakukan. Kalau ada bukti sampaikan saja ke aparat hukum,” tangkis Jokowi. [hta]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya