Berita

MS Kaban/Net

Politik

Majelis Syuro PBB Minta Yusril Tunduk

KAMIS, 17 JANUARI 2019 | 20:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra diharapkan tunduk terhadap rekomendasi Majelis Syuro PBB tentang keputusan Itjima Ulama II yang mendukung pasangan capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Desakan itu disampaikan Ketua Dewan Syuro PBB MS Kaban, kepada wartawan di kantor DPP PBB, Kamis (17/1). Pernyataan MS Kaban itu disampaikan dalam rangka menyambut pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PBB pada 27 hingga 28 Januari mendatang di Jakarta.

Dalam rakornas nanti, sambung Kaban, pihaknya akan menyosialisasikan rekomendasi kepada seluruh kader PBB, utamanya kepada Yusril untuk mendukung pasangan calon Prabowo-Sandi.


MS Kaban menjelaskan bahwa PBB didirikan oleh kekuatan ormas dan tokoh Islam di Indonesia. Gerak dan langkah politik PBB, ujarnya lagi, harus sejalan dengan perjuangan umat Islam.

Salah bentuk konsistensi PBB tersebut diapresiasi oleh Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) yang cara mendukung dan memilih caleg PBB yang bertarung di Pileg 2019.

“Di sisi lain, kata MS Kaban, ada Itjima Ulama II yang mendukung Prabowo-Uno. Keputusan ini menjadi rekomendasi Majelis Syuro untuk usulkan kepada  DPP PBB," kata Kaban.

Yusril Ihza Mahendra, selain menjadi kuasa hukum pasangan capres Jokowi-Ma'ruf Amin, juga bakal mendukung pasangan tersebut. Bahkan kabarnya, Yusril menggalang DPW-DPW untuk mendukung langkahnya tersebut.

Terkait dengan manuver Yusril, Kaban menegaskan sejauh ini masih sebatas rencana. Makanya, Majelis Syuro pada Rakornas akan menyosialisasikan rekomendasi agar DPP dan seluruh kader PBB untuk mendukung pasangan Prabowo-Sandi.

"Mudah-mudahan dengan adanya rekomendasi Majelis Syuro, seluruh kader istiqorah," harap Kaban.

"Pak Yusril terkesan mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. Sementara Majelis Syuro dukung Prabowo-Sandi. Dikotomi ini berdampak kepada konstituen PBB. Mereka menjadi bingung," tanya wartawan.

Menjawab pertanyaan itu, Kaban mengatakan kalau di PBB sering terjadi perbedaan. Dan Majelis Syuro menurut dia tugasnya mengawal garis partai.

Kalaupun antara Majelis Syuro dan Ketua Umum berbeda dukungan,  menurut dia, sebagai  hal yang rasional dan wajar.

"Bagi PBB perbedaaan itu tidak masalah. Bukan dikotomi, kita hanya melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing," ujarnya.

Kalau pun pada akhirnya Yusril dan DPW-DPW PBB mendukung Jokowi-Ma'ruf, Kaban mengatakan tidak ada sanksi dijatuhkan dari keputusan itu.

"PBB membangun politik rasional. Tidak mungkin bisa netral. Tapi kami tidak ingin kader Golput. Makanya kita memberikan rekomendasi sebatas mengusulkan saja,” demikian Kaban. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya