Berita

Debat Pilpres/Net

Politik

DEBAT PILPRES

Segmen Keempat Dan Kelima Debat Paling Ditunggu

RABU, 16 JANUARI 2019 | 18:59 WIB | OLEH: SAID SALAHUDIN

DARI enam segmen yang dirancang oleh KPU, segmen keempat dan kelima debat perdana capres-cawapres besok (17/1) tampaknya akan menjadi sesi yang paling ditunggu oleh para pemilih.

Kalau segmen pertama berupa penyampaian visi, misi, dan program itu kan sifatnya hanya formalitas saja.

Apa yang akan disampaikan oleh para capres-cawapres cenderung sudah diketahui oleh masyarakat, sebab materinya sudah dipublikasikan oleh KPU dan media.


Begitu pun dengan segmen kedua dan ketiga debat dalam bentuk tanya jawab antara panelis dan para paslon. Dua sesi itu tampaknya juga akan kurang menarik, sebab pertanyaan yang diajukan oleh panelis bersifat terbuka.

Ketika pertanyaan yang diajukan penelis sudah diketahui sebelumnya oleh para paslon, maka jawaban yang akan disampaikan oleh capres-cawapres pada sesi debat nanti menjadi tidak autentik lagi.

Sebab, hampir dapat dipastikan jawaban-jawaban itu tidak sepenuhnya berasal dari otak para calon sendiri karena sudah bercampur dengan pemikiran dari tim sukses masing-masing.

Jawaban-jawaban yang sudah dipersiapkan dan ditata sedemikian rupa sudah barang tentu dapat menghilangkan orisinalitas dan spontanitas berpikir para capres-cawapres.

Akibatnya, pada segmen kedua dan ketiga debat nanti publik akan sulit mengukur kedalaman dan keluasan pemikiran serta argumentasi yang tulen dari para calon.

Pemilih tidak pula dapat menilai kemampuan retorik, gestur, atau refleks yang natural dari para calon pada saat menjawab pertanyaan Panelis. Padahal kesemuanya itu menjadi daya tarik sebuah debat.

Nah, baru pada segmen keempat dan kelimalah debat Pilpres 2019 berpeluang menjadi atraktif. Sebab, pada kedua sesi itu masing-masing paslon akan saling bertanya dalam bentuk pertanyaan tertutup.

Apa yang akan ditanyakan oleh paslon 01 tidak diketahui sebelumnya oleh paslon 02, dan begitu sebaliknya.

Di sini, orisinalitas pemikiran, imajinasi, argumentasi, retorika, spontanitas, serta gestur atau rekleks para calon pada saat menjawab pertanyaan akan dapat nilai secara objektif oleh pemilih.

Pada segmen keempat dan kelima itulah akan muncul sensasi bagi pemilih. Dari dua segmen ini pula akan terbangun persepsi dikalangan pemilih yang berpeluang mempengaruhi elektabilitas paslon.

Segmen terakhir atau segmen keenam sebetulnya juga penting untuk dipersiapkan dengan sebaik-baiknya oleh para capres-cawapres, sebab sesi penutup yang berisi closing statement itu biasanya akan lebih diingat oleh para pemilih. [***]

Penulis adalah pemerhati pemilu, Direktur Sinergi masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma).

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya