Berita

Komisioner Bawaslu Sukoharjo, Eko Budiyanto/RMOLJateng

Nusantara

Bawaslu Temukan Pelanggaran Saat Ibu Jokowi Blusukan

RABU, 16 JANUARI 2019 | 09:48 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Sukoharjo bakal memberikan surat peringatan kepada tim sukses calon presiden-calon wakil presiden Joko Widodo-Maruf Amin karena ada temuan dugaan pelanggaran kampanye.

Dugaan pelanggaran ini diketahui dalam kegiatan Relawan Priyayi Solo Pro Jokowi (PSPJ) blusukan bersama Ibu Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomiharjo di Desa Duwet, Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo, kemarin siang (Selasa, 15/1).

Ditengarai acara yang silahturahmi antara relawan dan ibunda Jokowi juga akan melakukan bagi - bagi kaos dan alat peraga kampanye berupa kalender.


Namun karena ada anggota Bawaslu yang memantau, akhirnya sejumlah materi kampanye tersebut urung dibagikan kepada puluhan ibu - ibu yang hadir.

Ibu Jokowi juga tidak jadi menyampaikan apapun, ia hanya duduk dikursi sambil tersenyum kepada warga yang menyapanya.

Komisioner Bawaslu Sukoharjo Divisi Penyelesaian Sengketa, Eko Budiyanto menyatakan setiap kegiatan kampanye yang menggunakan lambang capres harus membuat Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP).

"Tanpa STTP tidak boleh ada kampanye, kegiatan ini juga ditemukan sejumlah lambang capres seperti kaos dan pamflet atau kalender, dan tidak membuat STTP,” kata Eko Budiyanto, dilansir RMOLJateng.

Ditambahkan Eko, kegiatan tersebut memang bukan kampanye penyampaian visi misi capres, namun saat ada alat peraga kampanye seperti lambang capres dalam kaos, pamflet dan materi lain maka tetap harus ada STTP.

"Tanpa STTP tidak boleh ada kampanye. Ini kan yang datang menggenakan atribut paslon, ada rencana pembagian kaos dan APK lainnya yang tidak jadi dibagikan. Tadi juga ada menyebut nama calon presiden. Untuk itu, kami akan mengirim surat peringatan (SP) pelanggaran kampanye. Ini sudah masuk pelanggaran administrasi," tegas Eko.  

Sementara itu, Ketua Relawan PSPJ, Noni Ruli mengatakan, kunjungan ini sebenarnya bertujuan menjalin silahturahmi antara Ibunda Presiden dengan para pengusaha sekaligus penjaja kuliner tradisional nasi liwet, dan untuk memastikan dukungan masyarakat terhadap Jokowi agar terpilih kembali.

"Di sini ibu Sudjiatmi hanya datang tidak melakukan apa - apa. Hanya duduk mendengarkan pernyataan ibu - ibu bahwa mereka ternyata tetap milih Jokowi,” kata Noni.

Meski begitu, Noni menampik jika kegiatannya disebut kampanye. Ia mengaku sudah mendapatkan registrasi dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi- Ma'ruf dengan nomor 907. [jto]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya