Berita

Ferdinand Hutahaean/RMOL

Politik

NYINYIR PIDATO PRABOWO

Ferdinand Hutahaean: Hasto Kristiyanto Tidak Bisa Bedakan Ilusi Dan Realitas

SELASA, 15 JANUARI 2019 | 19:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Pernyataan Sekretaris TKN Jokowi-Maruf, Hasto Kristiyanto yang menyebut pidato kebangsaan Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto sebuah ilusi dan retorika belaka, dinilai hanya sebagai upaya mendegradasi konteks sebenarnya.

Hal itu diungkapkan politisi Partai Demokrat yang juga Jurubicara BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean kepada redaksi, Selasa (15/1).

"Apa yang disampaikan Hasto itu hanya bagian dari upaya mendegradasi pidato Prabowo yang memang mendapat tempat di hati masyarakat," ujar Ferdinand.


Menurutnya, statement Sekjen PDIP itu hanya untuk menutupi esensi dari konteks pidato kebangsaan Prabowo yang membongkar kebobrokan pemerintahan Presiden Jokowi.

"Jelas, itu untuk menutupi bahwa pidato Prabowo tersebut menjadi jawaban atas kerusakan bangsa yang terjadi akibat kegagalan Jokowi mengurus negara," tegasnya.

Lebih lanjut, Ferdinand menilai politisi PDIP itu tidak bisa membedakan ilusi dan realitas yang terjadi saat ini.

"Mungkin dia lagi mabuk habis minum racun kalajengking, sehingga dia tidak bisa membedakan mana yang ilusi mana yang konkret," tutupnya. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya