Berita

Faisal Yasir Arifin/RMOLJatim

Nusantara

Sebar Hoax Tol Suramadu, Dua Akun Medsos Bakal Dilaporkan Polisi

SENIN, 14 JANUARI 2019 | 16:03 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Dua akun facebook bakal dilaporkan polisi karena memposting informasi bohong tentang tol Suramadu.  

Kepala Sub Divisi Publikasi dan Humas BPWS, Faisal Yasir Arifin mengatakan
dua akun Facebook atas nama Siti Aisyah.

Postingan tersebut, kata Faisal, dikirim di grup Lampung Memilih Gubernur, Siti menuliskan 'Gua pergi dari SBY ke Madura lewat TOL abis 600 ribu, lebih mahal dari tiket pesawat. Untung pake mobil dinas. Kalau mobil pribadi bangkrut gua'

Postingan tersebut, kata Faisal, dikirim di grup Lampung Memilih Gubernur, Siti menuliskan 'Gua pergi dari SBY ke Madura lewat TOL abis 600 ribu, lebih mahal dari tiket pesawat. Untung pake mobil dinas. Kalau mobil pribadi bangkrut gua'

Tidak hanya itu, akun tersebut juga menandai emoji perasaan yang bertuliskan 'Tarif Tol Mencekikku'.

’’Kami menduga bahwa yang bersangkutan ini menyebar berita bohong tentang tarif tol Suramadu. Ini kan tidak benar, publik juga mengetahui bahwa Tol Suramadu sudah gratis,’’ terang Faisal dilansir RMOLJatim, Senin, (14/1).

Pria yang akrab disapa Coy ini mengatakan, BPWS sebagai salah satu instansi yang mengelola jembatan penghubung Surabaya dan Pulau Madura ini merasa dirugikan. Terlebih informasi hoax tersebut diposting di akun sosial media.

"Kami tengah melaporkan kepada pimpinan internal. Sedang diputuskan, Insyallah besok,’’ imbuh Coy.

Ia menambahkan, kabar hoax tentang tarif Tol Suramadu ini sudah ketiga kalinya terjadi. Kesemuanya di akun sosial media Facebook. Pertama diketahui oleh postingan seorang anggota DPR, kedua masyarakat umum.

"Ketiga kasus ini. Ini harus ditindaklanjuti," pungkas Coy. [jto]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya