Berita

Karolin Margret Natasa/Net

Nusantara

Pemuda Katolik Bertanggung Jawab Menjaga NKRI Dan Memelihara Pancasila

SENIN, 14 JANUARI 2019 | 10:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Karolin Margret Natasa untuk kedua kalinya terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik. dr. Karolin terpilih sebagai Ketua Umum pada Desember 2018 lalu saat organisasi yang berusia 73 tahun itu mengadakan Kongres di Nusa Tenggara Timur. Pelantikan sendiri diadakan di Aula Gereja Katedral, Sabtu (12/1).

Sebagai ketua umum baru, Karolin didampingi Christoper Nugroho sebagai Sekretaris Jenderal dan Bendahara Umum dipercayakan pada Ardy Susanto, serta pengurus lain yang jumlahnya cukup banyak. Dalam kepengurusan kali ini, terdapat sembilan Keluarga Kawanua Katolik yang menjadi anggota Pengurus Pusat Pemuda Katolik.

Kesembilan keluarga Kawanua Katolik itu adalah, Michelle Wondal (Wabendum), Ivan Randang (Departemen Hukum & HAM), Jesse Thomasmore Windah (Hubungan & Kerjasama Luar Negeri), Alicia Maria Solangia Djilin (Hubungan & Kerjasama Luar Negeri), Nafalia Wowor (Hubungan & Kerjasama Luar Negeri), Mirabelle Wondal (Departemen Budaya & Pariwisata), Boby Antonius Kaparang (Departemen Kepemudaan & Olahraga), Runi Runtu (Departemen Pembinaan Organisasi) dan Grendy Tirukan (Departemen Kesehatan, Tanggap Darurat & Bencana).


Dalam arahannya bagi seluruh pengurus pusat yang baru saja dilantik, dr. Karolin berharap kader Pemuda Katolik lebih berani dan banyak bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, meningkatkan kapasitas dan kemampuan kader. Kader Pemuda Katolik terutama pengurus harus lebih berinisiatif dan benar-benar masuk dalam dan bekerja untuk kemajuan masyarakat terutama kaum mudanya.

Menanggapi masuknya beberapa anggota keluarga Kawanua Katolik dalam kepengurusan, Michelle Wondal menegaskan bahwa ini merupakan langkah baik agar pengurus Pengurus Pemuda Katolik yang berasal daerah mempunyai jembatan untuk lebih peduli terhadap daerahnya sekalipun mereka berada di luar daerah asal.

"Pemuda Katolik akan lebih bernilai dan berarti jika organisasi ini mengakomodasi ikatan-ikatan keluarga daerah untuk masuk dalam kepengurusan. Dengan demikian, Pemuda Katolik memiliki wacana baru dalam menyikapi berbagai persoalan di daerah. Sejauh mana Pemuda Katolik memiliki pengaruh dalam masyarakat Indonesia dapat dilihat dari capaian yang telah ditargetkan. Daerah harus digelorakan mengingat pemuda menempati prosentasi yang tinggi dalam demografi Indonesia," tegas Michelle Wondal.

Michelle Wondal melihat bahwa ada gap atau relasi yang terputus antara kelompok muda yang berdomisili di daerah dan pemuda rantau yang berada di ibukota atau kota-kota lain. Adalah penting untuk mendukung pemerintah melalui cara seperti ini yakni menggalang hubungan erat antara pemuda asal dan rantau yang berada di mana-mana untuk memberdayakan organisasi agar ikut membangun daerahnya.

"Hal ini sesuai dengan arahan Ketua Pemuda Katolik, Ibu Karolin, yang menekankan bahwa isu kebangsaan hanya bisa dilawan jika pemudanya bersatu dan memiliki satu visi. Oleh karena isu kebangsaan dapat ditepis dengan cara membangkitkan para pemuda rantau dari daerah asal yang sama di tempat di mana mereka sekarang berada. Kita semua yang berada di Pemuda Katolik mempunyai tanggung jawab yang sama yakni, menjaga NKRI dan memelihara dan sekaligus Pancasila dengan Bhinneka Tunggal Ika-nya," tegas Michelle Wondal. [rus]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya