Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Harus Berani Lawan Gempuran Nekolim Saat Terpilih

SENIN, 14 JANUARI 2019 | 03:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Jaringan ’98 tulus ikhlas mendukung pencalonan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dukungan yang diberikan bahkan tanpa syarat.

Jurubicara Jaringan ’98, Ricky Tamba menguraikan bahwa pihaknya telah jatuh hati kepada Prabowo Subianto sejak tahun 2017 lalu. Ada kajian serius mengenai ketokohan mantan Danjen Kopassus itu.

“Rekam jejak, kapasitas pribadi dan konsistensi seruan kebangsaan Pak Prabowo menjadi kajian serius. Akhirnya jatuh cinta dan memutuskan untuk tanpa syarat dan tulus ikhlas membantu secara simultan dan senyap agar beliau bisa maju Pilpres 2019,” urainya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (14/1).


Jaringan ’98 hanya berharap agar Prabowo-Sandiaga tak melanjutkan praktik politik transaksional saat nanti terpilih. Selain itu, pasangan ini harus berani melawan gempuran nekolim neoliberalisme yang mendisintegrasi bangsa di berbagai sendi kehidupan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Prabowo-Sandiaga juga diharapkan melaksanakan kembali rencana pembangunan yang terstruktur dan terencana baik, seperti adanya Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) dan Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita).

“Sehingga rakyat mendapatkan proyeksi pembangunan yang jelas dan merasa memiliki pemimpin yang hadir di tengah kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya