Berita

Sandiaga Uno/Net

Politik

Tim Sukses: 1.000 Titik Kampanye Sandiaga Sangat Masuk Akal

MINGGU, 13 JANUARI 2019 | 15:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tim sukses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyerang balik soal tudingan hoax oleh kubu Joko Widodo-Maruf Amin terkait pencapaian kampanye cawapres Sandiaga Salahudin Uno di 1.000 titik 

Anggota Direktorat Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Habiburokhman menjelaskan, Sandiaga sudah dari awal dan sejak pagi hari menyambangi titik sosialisasi.

“Kalau sehari saja beliau sejak salat Subuh bersama sudah keluar kemudian jalan kaki, senam, sehari itu memungkinkan dalam sekali ada 10 titik. Seperti yang saya lalukan juga. Kaya saya sekarang ini sehari bisa 5-6 titik, kalau Pak Sandi lebih ini bisa 10 titik. Kalau 10 titik dikali 130 hari, ya masuk akal 1000 titik,” jelas Habiburokhman di Jakarta, Minggu (13/1).


Ketua Fraksi Hanura Inas Nasrullah Zubir sebelumnya mencurigai serta menuding hoax pernyataan Sandiaga Uno terkait kampanye 1.000 titiknya.

“Dan itu mungkin yang menyampaikan itu Pak Inas kalau enggak salah itu secara terselubung. Dan ingin memberikan kesempatan kepada kami untuk menjelaskan kepada publik apa yang benar-benar dilakukan Pak Sandi. Jadi terima kasih ke Pak Inas," ungkap Habib.

Habib menegaskan jika dokumentasi turunnya Sandi ke 1000 titik itu terekam jelas. Bahkan di berbagai pemberitaan juga ada.

"Saya pikir itu justru memberikan kesempatan kepada kita untuk lebih memperjelas soal apa yang dilakukan Pak Sandi. Kalau orang enggak pernah turun mungkin enggak percaya bisa 1000 titik," demikian Habib. [jto]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya