Berita

Dwi Siti Rhomdoni/RMOL

Politik

Korban Trauma Bom Thamrin Ajak Bersatu Jelang Pilpres 2019

MINGGU, 13 JANUARI 2019 | 11:55 WIB | LAPORAN:

Dalam momentum mengenang tragedi bom Thamrin yang terjadi 14 Januari 2016 silam, Sahabat Thamrin mengajak masyarakat untuk menciptakan situasi damai menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada 17 April mendatang.

Juru Bicara komunitas Sahabat Thamrin, Dwi Siti Rhomdoni mengimbau kepada masyarakat jangan sampai terpecah hanya karena pilihan politik.

"Sebenarnya kami mengajak masyarakat untuk tidak memihak paslon manapun karena kita ingin berdamai, mengajak perdamaian. Jadi apapun itu pilihannya, apapun itu pilihan politik ataupun pilihan keyakinannya ya silakan aja, karena kami menganut sistem Bhinneka Tunggal Ika," ujar Dwi di titik kejadian Bom Thamrin di persimpangan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (13/1).


Pasalnya, ia melihat saat ini masyarakat terbelah menjadi dua kubu yang saling berlawanan dan merebut simpati.

"Segala cara dilakukan oleh kelompok yang berbeda pendapat hingga memancing pertikaian," tuturnya.

Tak hanya itu, kata dia, hantaman bertubi dengan adanya penyebaran kabar hoax yang justru bikin situasi resah.

"Ujaran kebencian kepada lawan politik potensial mengguncang perdamaian bahkan membuat perpecahan dalam satu keluarga," tambahnya.

Sahabat Thamrin merupakan komunitas yang anggotanya terdiri dari para korban trauma yang selamat dalam tragedi Bom Thamrin.
Tragegi memilukan ini menewaskan 11 orang tewas, empat di antaranya merupakan pelaku.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya