Berita

Joko Widodo duduk di atas mobil Esemka saat masih menjabat Wali Kota Solo/Net

Politik

Ma'ruf Amin, Pembohong Mobil Esemka Dajal Dong!

MINGGU, 13 JANUARI 2019 | 05:55 WIB | LAPORAN:

Diksi-diksi kontroversial yang kerap dilontarkan Ma'ruf Amin sejak menjadi calon wakil presiden bisa saja memudarkan kharismanya sebagai seorang kiai. Terakhir, cawapres pendamping Joko Widodo itu mengatakan sedang ada tsunami dajal hoax.

"Saya bilang (diksi itu) cukup kasar," kata Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (12/1).

Ma'ruf Amin menyampaikan hal itu saat menghadiri zikir bersama para kiai dan santri se-Kota Depok di Masjid Muhammad Yusuf, Depok, Jawa Babrat. Dia mengatakan selain tsunami air, Indonesia saat ini sedang mengalami tsunami hoax yang disebar pembohong. Ma'ruf menyebut pembohong sama dengan dajal.


Adrianto mengingatkan Ma'ruf Amin pernah menyebutkan mobil Esemka bakal diluncurkan pada Oktober 2018. Ucapan Ma'ruf ini tidak terbukti. Bahkan hingga tahun berganti produksi mobil Esemka belum juga ada.

Adrianto mengingatkan Ma'ruf menjaga nilai-nilai luhur yang mesti dimiliki seorang kiai. Diakui aktivis mahasiswa 1998 itu, pernyataan disampaikan Ma'ruf Amin dalam posisinya sebagai cawapres. Namun sejatinya menurut dia, karisma seorang kiyai atau pemuka Agama Islam tetap saja tak boleh dihilangkan.

"Memang harusnya Kiai Ma'ruf lebih aware sebagai cawapres. Tapi janganlah karena ambisi kekuasaan, nilai-nilai luhur kiai jadi pudar," pungkasnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya