Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Diksi Dajal Cerminan Gempa Kepanikan Kubu Petahana

SABTU, 12 JANUARI 2019 | 22:11 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pernyataan-pernyataan calon wakil presiden KH Ma'ruf Amin yang dianggap kontraproduktif tak ubahnya sebagai lava yang keluar dari gunung dan menciptakan gelombang tsunami.

Begitu pandangan analis politik dari Universitas Mercu Buana (UMB) Bayu Santoso menyikapi diksi Dajal yang dipakai Kiai Ma'ruf untuk menyamakan pembuat dan penyebar informasi bohong (hoax).

"Lava tersebut disinyalir berasal dari gempa kepanikan yang menghantam kubu petahana. Statement Ma'ruf baru-baru ini di Depok pertanda puncak kegelisahan yang amat mendalam," ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (12/1).


Bayu berpandangan, bila dicermati dari perspektif semiotika politik, ucapan adalah bukan cuma soal teks namun juga tanda di mana ada makna yang tidak teraba tapi terasa. Selain itu, jika dilihat dari sisi komunikasi pemasaran, sepertinya Kiai Ma'ruf tidak mengenal pasarnya sendiri.

"Dia menjual statement yang tidak dibutuhkan pasarnya sendiri alias dia tidak tahu produk apa yang akan dijual ke pasarnya," paparnya. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya