Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Begitu pandangan analis politik dari Universitas Mercu Buana (UMB) Bayu Santoso menyikapi diksi Dajal yang dipakai Kiai Ma'ruf untuk menyamakan pembuat dan penyebar informasi bohong (hoax).
"Lava tersebut disinyalir berasal dari gempa kepanikan yang menghantam kubu petahana. Statement Ma'ruf baru-baru ini di Depok pertanda puncak kegelisahan yang amat mendalam," ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (12/1).
Populer
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07
Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04
Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18
UPDATE
Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06
Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47
Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09
Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04
Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34
Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29
Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24
Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55
Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51
Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33