Berita

PKS/Net

Politik

PKS Perjuangkan RUU Perlindungan Simbol Keagamaan Dan Aktivitas Pendakwah

SABTU, 12 JANUARI 2019 | 18:30 WIB | LAPORAN:

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berjanji memperjuangkan pembahasan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Simbol Keagamaan dan Aktivitas Pendakwah Agama. Sebagai tekad memberikan perlindungan untuk pendakwah dan simbol-simbol agama.

Anggota Fraksi PKS DPR RI Al Muzzammil Yusuf menjelaskan, pihaknya ingin RUU tersebut segera dirampungkan pembahasannya menjadi undang-undang. Hal itu agar kejadian seperti pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid tidak terulang.

Saya kira perlindungan terhadap pendakwah agama dan simbol-simbol agama itu penting. Kita belajar dari kasus pembakaran bendera tauhid," katanya kepada wartawan, Sabtu (12/1).


Meski belajar dari kasus pembakaran bendera bertuliskan tauhid, Al Muzzammil memastikan undang-undang itu tidak hanya untuk pendakwah dan simbol agama Islam. Melainkan juga untuk semua agama yang diakui di Indonesia. Begitupun aturan mengenai perlindungan atas pendakwah juga berlaku bagi pendakwah semua agama.

Maka dari itu, diharapkan semua pendakwah agama yang membawa misi UUD 45 dengan semangat iman dan takwa serta ahlak yang mulia mampu menjalankan tugas dengan baik tanpa ada rasa was-was.

"Lewat ini kita bisa saling menghormati antar agama," kata Al Muzzammil yang juga wakil ketua Tim Pemenangan Pemilu PKS. [wah]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya