Berita

Ilustrasi/net

Politik

Samakan Pembuat Hoax Dengan Dajal, Kiai Ma'ruf Lupa Pernyataannya Soal Esemka

SABTU, 12 JANUARI 2019 | 16:55 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Penyataan calon wakil presiden Ma'ruf Amin yang menyamakan pembuat informasi bohong atau hoax dengan Dajal dinilai kurang layak dan terlalu emosional.

"Apakah beliau sudah lupakan tentang predikat ulamanya," kata Ketua Aliansi Anak Bangsa (AAB) Damai Hari Lubis kepada Kantor Berita Politik RMOL di Gedung Bawaslu, Jakarta, Sabtu (12/1).

Menurutnya, Kiai Ma'ruf bisa memilih jalur hukum jika mengalami kerugian moril soal hoax yang menyebut dirinya berjoget menjelang pengambilan nomor urut pasangan capres.


"Bukan malah menyerang dengan kalimat yang kurang pantas, menyebut seseorang dengan perkataan Dajal. Kalau seperti itu, apa bedanya beliau dengan orang yang beliau anggap memfitnah," jelas Damai Hari.

Dengan demikian, pemilihan diksi Dajal buat para pembuat hoax juga bisa disematkan kepada Kiai Ma'ruf sendiri ketika pernah menyatakan bahwa mobil nasional Esemka bakal diproduksi pada Oktober 2018.

"Kalau dibandingkan peristiwa hoax-nya tentang pernyataan beliau akan adanya produksi mobil Esemka, nyatanya tidak ada personal atau kelompok yang mengatakan dirinya sebagai Dajal," pungkas Damai Hari. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya