Berita

Priyo Budi Santoso/RMOL

Politik

Petinggi BPN Prabowo-Sandi Kaget Dengan Pernyataan "Dajal" Ma'ruf Amin

SABTU, 12 JANUARI 2019 | 14:45 WIB | LAPORAN:

. Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso mengaku kaget dengan pernyataan Cawapres nomor urut 01, KH. Ma'ruf Amin. Yaitu, terkait tudingan adanya dajal yang kerap menciptakan tsunami hoax.

Ma'ruf Amin menyebutkan penyebar hoax sama dengan dajal yang ingin selalu merusak. Dia berharap agar Indonesia dihindarkan dari dajal yang ingin merusak.

Priyo mengaku kaget karena tidak menyangka seorang pemuka agama sekaliber Ma'ruf Amin harus mengeluarkan pernyataan dan memilih diksi semacam itu.


"Saya agak kaget saja kalau sekelas Kiai Ma'ruf harus sampai ikut turun gunung menyampaikan pernyataan seperti itu," kata Sekjen Partai Berkarya ini disela-sela dikusi "Jelang Debat Siapa Hebat" di Jalam KH. Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (12/1).

Namun, Priyo mengaku tidak ingin berpolemik dengan mengomentari terlalu jauh terkait pernyataan Cawapres yang mendampingi petahana Joko Widodo itu.

"Saya enggak nyarankan (saran kepada Ma'ruf Amin), beliau kan pak kiai," ujarnya.

Meski demikian, Priyo mengaku setuju dengan esensi pernyataan dari Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif itu.

"Esensinya bahwa hoax dimana pun harus kita kita perangi," tutupnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya