Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

PILPRES 2019

Penasihat BPN: KPU Kembali Mendelegitimasi Diri Sendiri

SABTU, 12 JANUARI 2019 | 11:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hidayat Nur Wahid mengaku heran kenapa Komisi Pemilihan Umum (KPU) menolak revisi visi misi yang diajukan BPN Prabowo-Sandi.

"Dulu pimpinan @KPU_ID menyampaikan secara terbuka, visi misi capres dan cawapres bisa direvisi selama kampanye. Sekarang masih masa kampanye, kenapa KPU menolak?" kata HNW di akun Twitter @hnurwahid, Sabtu (12/1).

"Padahal visi dan misi itu masih tetap juga sebutkan rujukan dan dalam rangka ideologi negara Pancasila," sambung politisi PKS yang sekarang menjabat wakil ketua MPR itu.


Menurut HNW, dengan sikap KPU yang menolak revisi visi misi BPN Prabowo-Sandi, penyelenggara pemilu kembali mendelegitimasi diri sendiri.

Sebelumnya, terdapat beberapa kebijakan KPU yang justru mendelegitimasi lembaganya sendiri, seperti kotak suara dari kardus, peniadaan penyampaian visi misi, hingga masalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang belum rampung.

BPN Prabowo-Sandi mengajukan revisi visi misi lebih pada penajaman dan redaksional, bukan pada substansi. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya