Berita

Amran/Net

Mentan: Program "Bekerja" Bantu 807 Desa Di Indonesia

SABTU, 12 JANUARI 2019 | 03:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang dirilis Kementerian Pertanian per 2018 lalu telah berhasil menyentuh ratusan desa di seluruh tanah air.

Demikian disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat, (11/1).
 
"Program Bekerja telah dilakukan di 10 provinsi, 22 kabupaten dan 807 desa yang melibatkan 200 ribu rumah tangga miskin (RTM) pada tahun 2018," ujar Amran.


Termasuk di antaranya adalah Kabupaten Tasikmalaya yang menjadi salah satu target sasaran program tersebut.

"Untuk Kabupaten Tasikmalaya, meliputi 48 Desa di 5 kecamatan yakni Desa Sukahening, Cikatomas, Salopa, Jatiwaras dan Sodonghilir," kata Amran.

Lebih lanjut, Amran menegaskan bahwa tujuan dari program Bekerja ini merupakan upaya yang dilakukan oleh Kementan untuk mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani di Desa.

"Jadi, program Bekerja ini merupakan upaya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan melalui kegiatan pertanian yang terintegrasi dalam rangka pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat miskin," demikian Amran. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya