Berita

Ahmad Sahroni/Net

Politik

Langkah Polres Jakbar Cegah Kampanye SARA Layak Ditiru

JUMAT, 11 JANUARI 2019 | 21:31 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemasangan spanduk larangan kampanye di tempat ibadah yang dilakukan di Jakarta Barat (Jakbar) mendapat apresiasi dari DPR.

Spanduk berisi maklumat larangan kampanye itu merupakan hasil sinergitas Polres Jakbar bersama dengan Pemkot Jakbar dan TNI. Jumlah spanduknya mencapai seribu buah.

Anggota Komisi III DPR Ahmad Sahroni menilai pemasangan itu merupakan upaya yang baik dalam mencegah kemunculan isu SARA di Pemilu 2019.


“Sikap Polres Jakarta Barat bersinergi dengan Pemkot Jakarta Barat dan Kodim setempat dalam menciptakan kampanye damai patut diapresiasi,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (11/1).

“Dengan langkah ini kita berharap tak ada lagi riak-riak kampanye berbasis agama,” sambung politisi Partai Nasdem itu.

Dengan pemasangan spanduk tersebut, Sahroni optimis virus intoleransi ataupun politisasi agama yang sempat mencuat saat Pilkada DKI lalu tidak akan muncul di Jakbar.

Dia berharap, langkah preventif juga ditiru di daerah lain di Indonesia.

“Langkah yang dilakukan oleh Polres Jakarta Barat dengan unsur tiga pilar lainnya harus dicontoh wilayah lain di Ibukota dan seluruh daerah di Indonesia,” pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya