Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

Teror KPK Momentum Polri Serius Tegakkan Hukum

JUMAT, 11 JANUARI 2019 | 19:27 WIB | LAPORAN:

Teror dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus jadi momentum kepolisian untuk membuktikan mereka bersungguh-sungguh menegakkan hukum.

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid (HNW) menjelaskan, teror bom molotov di kediaman Komisioner KPK Laode Muhammad Syarif dan bom palsu di kediaman Ketua KPK, Agus Raharjo mengindikasikan bahwa keamanan pemberantas korupsi tidak baik.

Untuk itu, polisi harus mampu memberikan jaminan kepada para pemberantas korupsi.


“Teror itu adalah bagian dari yang sangat tidak kondusif dalam upaya KPK untuk memberantas korupsi," katanya kepada wartawan di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/1).

Kasus ini harus diungkap secara tuntas karena kredibilitas polisi menjadi taruhannya. Terlebih, polri masih berutang pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan yang terjadi tahun 2017 lalu.

"Ini adalah momentum yang sangat bagus bagi polisi untuk membuktikan bahwa mereka betul-betul menegakan hukum," urainya.

"Kalau ini dibiarkan dan teror berkelanjutan, ya berarti kita kalah dengan terorisme,” demikian wakil ketua Majelis Syura PKS itu. [ian]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya