Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono Buka-bukaan Modus Cari Dana Pilpres Lewat Impor Gula Industri

JUMAT, 11 JANUARI 2019 | 14:37 WIB | LAPORAN:

Ada yang aneh terkait perizinan impor gula industri (raw sugar) oleh Kementerian Perdagangan.

Wakil Ketua DPP Gerindra, Arief Poyuono menangkap kejanggalan. Perizinan impor gula industri seperti sudah di-setting.

"Seolah-olah industri makanan dan minuman membutuhkan raw sugar lalu menteri perindustrian keluarkan rekomendasi untuk impor gula industri, lalu menperindag keluarkan izin impornya," tutur Arief.


Di sinilah Arief mengendus adanya konspirasi busuk antar kedua kementerian yang ujung-ujungnya cuma mau mencari dana Pilpres dan Pileg lewat impor raw sugar.

"Siapa para importir itu ya mereka itu yang jelas sangat dekat dengan menteri di kedua departemen tersebut. Ini caranya mereka ngeruk duit dari kongkalikong perizinan impor raw sugar," terangnya.

Arief mengaku dapat informasi bahwa perusahaan dua petinggi parpol yang akan mendapat izin impor gula industri.

"Dan nanti akan ada koordinasi dengan pihak Bea Cukai untuk mengamankan impor tersebut," bebernya.  

Modusnya nanti, lanjut Arief, impor berisi 30 persen gula industri dan 70 persen gula konsumsi (white sugar). Namun tidak ada yang bisa tahu isinya. Persentase ini karena lebih besar untungnya menjual gula putih daripada gula industri.

"Nah Kangmas Joko Widodo hanya tutup mata saja kok karena ini untuk kepentingan dia juga sih ya," imbuh Arief.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya