Berita

Politik

Kerja Mesin Politik Perindo Harus Lebih Dahsyat

JUMAT, 11 JANUARI 2019 | 14:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai baru pada Pemilu 2019 bisa saja memberikan kejutan besar. Misalnya, Partai Perindo.

Partai besutan Hary Tanoesoedibjo ini kemungkinan akan lolos ambang batas parlemen bahkan bisa lolos lima besar.

Analis politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun mengatakan, potensi itu selalu ada jika ada kejutan baru dari strategi baru Perindo.


Untuk memenuhi tujuan itu diperlukan mesin partai maksimal, sehingga mampu menciptakan strategi politik yang apik dengan didukung hasil riset terkait kondisi di lapangan.

"Membutuhkan kerja mesin politik yang dahsyat, militan dan berbasis riset. Jadi, militansi mesin politik dan strategi kampanye berbasis riset itu yang bisa membuat Perindo menentukan langkah-langkah strategis dalam tiga bulan ini," kata Ubedilah dalam keterangan tertulis, Jumat (11/1).

Kepengurusan Perindo hingga di tingkat ranting bisa menjadi ujung tombak partai dalam meraup suara dan memperoleh kemenangan pada Pemilu serentak tahun ini.

"Perluasan jaringan dan pengurus di tingkat paling bawah yang harus mendapatkan perhatian," demikian Ubedilah.

Survei LSI Denny JA terakhir, Partai Perindo menjadi satu-satunya partai pendatang baru yang mampu meraih elektabilitas hingga 3 persen. Sementara PSI, Partai Berkarya dan Partai Garuda hanya berada di bawah 1 persen. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya