Berita

Politik

Sumbangan Warga Untuk Prabowo-Sandi Diduga Fiktif

JUMAT, 11 JANUARI 2019 | 13:29 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sumbangan masyarakat yang didengungkan oleh pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya isapan jempol belaka.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir berdasarkan data dari ICW.

“Dana sumbangan masyarakat tersebut bukti bahwa itu propaganda Sandiaga Uno,” ucap Inas kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (11/1).


Berdasarkan keterangan ICW, pasangan Jokowi-Ma’ruf memperoleh sumbangan masyarakat sebesar 86 persen dari total dana kampanyenya. Sementara pasangan Prabowo-Sandi hanya 73 persen.

Inas menduga anggota masyarakat yang memberi sumbangan kepada Prabowo-Sandi bisa jadi hanya sebuah rekayasa.

“Bisa kita duga bahwa foto maupun video yang mempertontonkan orang-orang yang sedang menyerahkan sumbangan kepada Sandi ternyata rekayasa belaka,” bebernya.

Bahkan anggota Komisi VI DPR ini menyebut bahwa uang yang disumbang  oleh masyarakat berasal dari Sandi sendiri.

“Ternyata ini isapan jempol belaka, karena itu dimana sumber uangnya sendiri berasal dari Sandiaga juga,” pungkasnya. [hta]








Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya