Berita

Hotman Paris/Net

Hukum

Hotman Paris Tantang OJK, BI Dan Ditjen Pajak Tindak Oknum Asing Pemain Sesi Kredit Bank

JUMAT, 11 JANUARI 2019 | 12:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengungkap fakta bahwa ada permainan sesi oleh oknum-oknum orang asing di Jakarta.

"Pesan saya kepada Ditjen Pajak, kerugian negara karena permainan sesi atas kredit bank-bank lokal dan bank-bank asing di Jakarta sudah sangat besar," kata dia dalam video pendek yang diterimsa redaksi, Jumat (11/1).

Menurut Hotman Paris, kerugian besar tersebut terjadi karena utang tersebut pura-pura disesikan ke luar negeri, disebutlah perusahaan kosong, padahal perusahaan kosong tersebut milik dia juga.


Dan yang terjadi, di sini kerugian dibiayakan atau dikompensasikan dari keuntungan, sehingga penerimaan pajak dari negara sangat berkurang.

"OJK, Bank Indonesia dan Ditjen Pajak harus menindak, karena pelakuanya adalah oknum-oknum orang asing di Jakarta, yang bermain sesi, yang adalah kaki tangan, dan tidak mempunyai izin kerja. Kerugian negara sangat besar," tutur Hotman Paris.

Hotman Paris pun meyakinkan omongannya dengan menantang pejabat OJK, BI dan Ditjen Pajak yang ragu akan apa yang dia sampaikan.

"Kalau tidak percaya, datang berdebat ke saya. Siapa yang berani pejabat OJK, BI dan Ditjen Pajak berdebat ke saya," tutupnya. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya