Berita

Politik

Pembuat Hoax 7 Kontainer Surat Suara Tidak Terdaftar Sebagai Relawan Prabowo-Sandi

RABU, 09 JANUARI 2019 | 00:49 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Polisi telah menangkap perekam suara soal kontainer berisi surat suara tercoblos. Belakangan, beredar informasi terduga pelaku merupakan Ketua Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo, bernama Bagus Bawana Putra.

Jurubicara BPN, Andre Rosiade menerangkan bahwa kubunya tidak mengenal sama sekali sosok Bagus Bawana Putra ini.

"Tidak ada yang namanya Bagus itu. Saya sudah cek. Dan Kornas Prabowo tidak terdaftar dalam inventori relawan di Direktorat Relawan Prabowo-Sandi," ungkap Andre, Selasa (8/1) malam.


Kendati demikian polisi enggan mengungkap jelas identitas tersangka pembuat hoax tujuh kontainer surat suara tercoblos yang telah ditangkap. Namun memang disebut inisialnya 'B'.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut pria berinisial 'B' itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dedi menuturkan B diamankan pada Senin (7/1) di Bekasi. Keterangan B akan didalami.

"Akan didalami keterangan tersangka tersebut dan dikaitkan dengan alat bukti, baru dikonstruksikan peran apakah dia buzzer murni apakah dia kreator, itu tergantung pemeriksaan," jelas Dedi.

Andre menegaskan tim sukses Prabowo-Sandiaga mendukung langkah polisi dalam menegakkan hukum.
 
"Silahkan dilakukan proses hukum saja," demikian Andre. [jto]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya