Berita

Ilustrasi pilpres/Net

Politik

Aneh, KPU Tidak Beri Kesempatan Pemilih Pahami Visi Misi Capres

SELASA, 08 JANUARI 2019 | 20:06 WIB | LAPORAN:

Langkah Komisi Pemilihan Umum yang membatalkan pelaksanaan pemaparan visi misi pasangan capres dinilai sebagai keputusan yang aneh.

Akademisi UIN Syarief Hidayatullah Adi Prayitno menjelaskan, penyampaian visi misi capres-cawapres sangat penting. Terlebih, daya serap masyarakat terhadap program dan visi misi kandidat sangat minim yakni hanya 20 persen yang paham.

"Kalau melihat survei Kompas waktu November-Desember lalu adaptasi, daya serap visi misi kandidat ini kan lemah, persentasinya di angka 15 sampai 20 persen," katanya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (8/1).


Ditekankan Adi, masyarakat pemilih sangat berharap agar Joko Widodo dan Prabowo Subianto menyampaikan langsung visi dan misi dalam program pemerintahannya. Meski disepakati oleh kedua tim sukses dalam rapat koordinasi bersama KPU, dia tetap menyayangkan pembatalan tersebut.

"Publik berharap justru ada waktu khusus yang mampu menjelaskan bagaimana visi misi dua kandidat ini. Tapi rupanya KPU meniadakan ini. Ini agak aneh. Aneh karena masyarakat belum kenal visi misi, sudah diusulkan ke KPU tapi ditiadakan," sesalnya. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya