Berita

Wakil Kepala Intelijen dan Keamanan Polri, Irjen Pol. Suntana/RMOL

Politik

Polri: Masa Depan Indonesia Di Tangan Pemuda, Hindari Hoax!

SELASA, 08 JANUARI 2019 | 17:15 WIB | LAPORAN:

. Masa depan Bangsa Indonesia sepenuhnya ada di tangan pemuda. Di tangan mereka Indonesia bisa menjadi negara terbesar keempat di dunia pada tahun 2046 sebagaimana kata Praise Water Cooper, namun bisa juga menjadi hancur bak Suriah.

Wakil Kepala Intelijen dan Keamanan Polri, Irjen Pol. Suntana mengatakan, semua warga negara Indonesia berhak untuk menyatakan pendapatnya di muka umum, termasuk melakukan unjuk rasa.

"Demokrasi membebaskan kita untuk bicara," ujar Suntana dalam diskusi bertajuk "Generasi Milenial dan Politik untuk Merawat Keutuhan NKRI" di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (8/1).


Meski demikian, diingatkannya sebagai penerus bangsa yang akan mengambil alih tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini, semua kritisisme generasi muda harus mengedepankan persatuan dan kesatuan, bukan menjadi provokator dengan menyebarkan hoax.

Konkretnya adalah dengan menyambut pelaksanaan Pemilu serentak 2019 dengan suka cita dan menjadikan hoax sebagai musuh bersama.

"Pesta demokrasi, pilih yang anda inginkan, jangan terprovokasi dan jangan ikut-ikutan. Hoax itu sudah dijelaskan dalam Alquran, dalam Alhujurat, Tuhan saja menutupi aib kita," sebut Suntana.

"Indonesia punya civil society yang kuat. Kalau kita tidak punya civil society, mungkin sekarang Indonesia seperti Suriah. Saya ingin mengutip surat Ali Imran 108, jadilah pemuda yang berani bersikap yang berani menyongsong masa depan," tambahnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya