Berita

Natalius Pigai/Net

Politik

Natalius Pigai: Islamophobia Framing Negatif Yang Dikembangkan Barat Dan Pemerintah

SELASA, 08 JANUARI 2019 | 16:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Label negatif yang kerap disematkan kepada umat Islam seperti intoleran, radikal, ekstrimis, dan teroris merupakan framing negatif yang dikembangkan oleh dunia barat dan pemerintah.

Label negatif itu disematkan dengan tujuan justifikasi tindakan mempersempit ruang gerak perjuangan Islam.

Demikian disampaikan tokoh nasional asal Papua, Natalius Pigai dalam keterangannya, Selasa (8/1).


Menurut mantan komisioner Komnas HAM itu, selama ini kita selalu menjauh dan jaga jarak dengan umat Islam.

"Kami telah lama tersandera dengan alam pikir phobia Islam yang didesain dunia barat tentang Islam," ujar Pigai.

Karena itu, lanjut dia, langkah awal yang harus dilakukan agar Islamophobia tidak bercokol dan mengidap warga negara adalah merubah pola pikir atau mindset.

"Perjuangan kita adalah bagaimana memukul otaknya. Yang harus pertama kali dipukul oleh rakyat adalah cara pikirnya, cara berbicara dan ekspresi pemikirannya," tegas Pigai.

Pigai menambahkan, pola pikir dinilai sangat menentukan langkah seseorang dalam berbuat sesuatu.

"Karena tindakan mereka merupakan perwujudan dari cara berfikirnya," demikian Pigai.

Seorang sastrawan tersohor asal Indonesia, Pramoedya Ananta Toer pernah mengatakan, seorang terpelajar, harus sudah adil sejak dalam pikiran, apalagi perbuatan. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya