Berita

Ace Hasan Syadzily/RMOL

Politik

Jubir TKN: Justru Pihak Sebelah Yang Memanipulasi KPU Tidak Berpihak

SELASA, 08 JANUARI 2019 | 12:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Dibocorkannya kisi-kisi pertanyaan debat Pilpres 2019 terus menuai kontroversi. Pasalnya, kedua belah kubu yang bertarung sama-sama merasa dirugikan.

Jurubicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, TB Ace Hasan Syadzily menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah independen dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara pemilihan.

"Seharusnya setiap pihak menghormati KPU, jangan sampai itu dituduh memiliki keberpihakan kepada kami, tidak, KPU independen, KPU mandiri dalam menentukan kebijakan-kebijakannya," ujar wakil ketua Komisi VIII DPR ini di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/1).


Ditambahkan Ace, pihaknya mengaku tidak pernah menyebut kubu Prabowo-Sandi diuntungkan oleh keputusan KPU terkait dibocorkannya kisi-kisi pertanyaan debat.

"Terus terang saja kami tidak pernah mengatakan bahwa KPU berpihak kepada mereka (Prabowo-Sandi). Justru menyatakan KPU tepat dan benar di dalam mengambil keputusan," tegasnya.

Lebih lanjut, Ace menuding pihak kubu lawan kerap melakukan manipulasi bahwa KPU tidak berpihak kepada Prabowo-Sandi.

"Justru pihak sebelah (Prabowo-Sandi) yang selalu memanipulasi bahwa KPU tidak berpihak kepada mereka, tetapi lebih menguntungkan kepada kami," cetus politisi Golkar ini.

Ditambahkan Ace, kisi-kisi pertanyaan debat kandidat Pilpres telah disepakati bersama kedua belah pihak dalam hal ini TKN dan BPN.

"Soal kisi-kisi itu sebetulnya adalah sesuatu yang disepakati dalam mekanisme debat. Itu adalah kesepakatan bersama," pungkasnya. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya