Berita

Nusantara

Penyidik Hentikan Kasus Penabrak Kapolda

SELASA, 08 JANUARI 2019 | 03:44 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Penyidik polisi satuan lalu lintas hentikan penyidikan penabrak Kepala Kepolisian daerah Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Zulkarnain.

Penyidik satuan lalu lintas menghentikan kasus tersebut, disebabkan adanya permintaan pelaku yang bernama Yogi Sagita kepada korban yakni Kapolda.

"Proses hukumnya sudah dihentikan," kata Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Arif, dilansir RMOLSumsel, Senin (7/1).


Kapolda telah memaafkan Yongki yang merupakan pelaku tabrak lari saat pejabat nomor 1 di kepolisian daerah Sumsel tengah bersepeda pada Sabtu (5/1) lalu.

Tak hanya itu, sepeda motor milik penabrak yakni jenis Yamaha Mio Soul warna biru, dengan plat nomor BG 3324 CM  yang merupakan barang bukti kini telah dikembalikan petugas kepolisian.

"Motor dan baju Yongki kita kembalikan. Sebelumnya dijadikan barang bukti," ungkap Arif.

Sementara, Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Palembang untuk lebih berhati-hati ketika berkendara.

"Pertama, jika ada terjadi kecelakaan ada baiknya korban dilihat dulu, kita tunjukan empati. Kedua, jika misalnya takut dikeroyok massa, cepat datang ke Pos Polisi dan memberitahu ada kecelakaan,"

"Kalau tidak ada CCTV, mungkin saya tidak tahu jika bapak sudah menabrak saya," jelas jenderal bintang dua ini. [jto]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya