Berita

Rachland Nashidik/Net

Politik

Demokrat Duga Ada Peran Harry Tanoe Di Balik Manuver Arya Sinulingga

SENIN, 07 JANUARI 2019 | 23:44 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Kecurigaan Arya Sinulingga terhadap manuver Andi Arief ada peran Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menuai kritik dari petinggi Partai Demokrat.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Rachland Nashidik, mencurigai ada ada peran bos MNC Group Harry Tanoesoedibjo di balik manuver Arya Sinulingga. Sebab Arya sendiri merupakan anak buah Harry Tanoe yang juga Ketua Umum Perindo.

"Saya curiga Harry Tanoe ada di balik manuver ini. Kita akan selidiki," ungkap Rachland, Senin (7/1).


Arya Sinulingga sebelumnya mengomentari soal pelaporan dirinya oleh Andi Arief ke polisi. Dia mencurigai peran SBY dalam aksi pelaporan Andi.

Menurut Rachland, Harry Tanoe ditengarai ingin membuktikkan kesetiaanya terhadap petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) demi sebuah kasus yang tengah membelitnya.

"Harry Tanoe mau nyatakan kesetiaan pada Jokowi agar kasusnya stop seluruhnya?" tegas Rachland.

Rachland pun mengimbau Harry Tanoe agar berhati-hati. Apabila dia memang meminta  anak buahnya menyerang SBY, maka itu bisa berakibat fatal.

"Harry Tanoe harus berhati-hati. Selisih suara antara Jokowi dan Prabowo makin menipis. Dan kampanye masih beberapa bulan ke depan. Kesalahan mengelola posisi dengan menyuruh anak buahnya menyerang SBY akan berakibat fatal bagi Harry Tanoe lima tahun selanjutnya," demikian Rachland. [jto]

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya