Pernyataan calon wapres Sandiaga Uno yang meragukan kredibilitas dan integritas Komisi Pemilihan Umum mendapat tanggapan keras Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Menurut Sekretaris Bapilu DPP PSI Andi Saiful Haq, jikapun ada hasil KPU yang meragukan adalah karena meloloskan capres dan cawapres seperti Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
"Itu pun karena dalam penetapan capres dan cawapres tidak ada tes kebohongan," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (7/1).
Andi Saiful memastikan bahwa PSI mengikuti proses verifikasi KPU secara detail tahap demi tahap. Dalam setiap tahapan yang dilalui, seluruh jajaran KPU sampai KPUD, Bawaslu hingga Panwaslu selalu menunjukkan integritas dan profesionalitas yang tinggi.
"Sebagai partai anak muda dan baru, PSI tidak sekalipun diminta untuk menempuh jalan yang tidak benar. Semua proporsional sesuai peraturan yang berlaku," jelasnya.
Dia menyarankan agar Sandi tidak bermain-main dengan persoalan legitimasi pemilu.
"Jika Sandi menemukan pelanggaran yang dilakukan KPU, tinggal lapor ke Bawaslu atau panwas. Jika terkait integritas lembaga pelaksana pemilu atau pengawas pemilu tinggal lapor le DKPP. Tapi ternyata nyali Sandi tidak lebih tebal dari tempe yang disebutnya setipis ATM, dia lebih memilih berpolemik di media," papar Andi Saiful.
Dia pun mencurigai ada upaya sistematis untuk mendegradasi kredibilitas penyelenggaraan Pemilu 2019.
"Saya mengkhawatirkan upaya ini merupakan strategi khusus untuk mendegradasi integritas penyelenggara pemilu. PSI mendukung upaya KPU dan Bawaslu agar mengambil upaya hukum untuk menghentikan upaya yang membahayakan demokrasi Indonesia," tegas Andi Saiful.
[wah]