Berita

Politisi PDIP Gembong Warsono/RMOL

Politik

PDIP DKI Siap Turunkan Bendera Bila Melanggar Aturan

SENIN, 07 JANUARI 2019 | 15:04 WIB | LAPORAN:

PDI Perjuangan DKI Jakarta mengaku siap bila harus menurunkan bendera yang dipasang di tiang lampu penerangan jalan di Jakarta Selatan.

"Ini tinggal perintah. Kalau diperintahkan dicabut ya kami cabut. Taat azaslah," ujar Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono kepada wartawan di Jakarta, Senin (7/1).

Menurutnya, pemasangan bendera PDIP sudah mendapatkan izin dan berlangsung hingga 12 Januari nanti. Tetapi, bila ditemui pelanggaran dan diminta untuk diturunkan maka partai banteng siap melakukannya.


"Karena memang izin kita sampai tanggal 12 Januari 2019. Tetapi, karena itu menyalahi aturan kita harus turunkan ya bakal kita turunkan," jelas Gembong.

Dia pun mengakui jika pemasangan bendera menyalahi aturan karena tidak menggunakan tiang tambahan alias langsung diikat pada tiang lampu penerangan jalan.

"Kenapa orang mempersoalkan itu? Memang saya akui juga kalau bicara aturan keluar dari norma aturan karena tiangnya tidak menggunakan tiang yang kita miliki. Tiang yang kita pakai adalah lampu penerangan jalan," ujar Gembong.

Sejumlah bendera milik PDIP dipasang di tiang lampu penerangan jalan di wilayah Jaksel. Hal itu menjadi viral melalui rekaman video yang beredar lewat grup pesan singkat.

Dalam video berdurasi 4 menit 19 detik terlihat puluhan bendera diikat satu persatu pada tiang lampu yang berada di pembatas jalan. Posisi bendera amat strategis terlihat oleh pengendara dari berbagai arah. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya