Berita

Fahri Hamzah/RMOL

Politik

Fahri Hamzah: Ngapain Aja KPU 4-5 Tahun Ini?

SENIN, 07 JANUARI 2019 | 11:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) membocorkan pertanyaan-pertanyaan debat capres dipersoalkan seolah menyamakan Pilpres dengan perlombaan cerdas cermat.

"Jadi, ini kayak cerdas cermat. Masa pemilihan presiden kayak cerdas cermat?" cetus Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah kepada wartawan di gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (7/1).

Fahri memandang keputusan KPU itu juga menghilangkan peran panelis debat.


"KPU ini kan milih panelisnya diujung. Akhirnya, diragukan oleh sana sini, akhirnya dia takut. Maka dibocorin aja sekaligus. Nah ini peran panelis ilang," kritiknya.

Ia jadi mempertanyakan kesiapan KPU pimpinan Arif Budiman menyelenggarakan Pemilu sejak dilantik beberapa tahun silam.

"Ngapain aja KPU empat tahun lima tahun ini. Harusnya begitu SK-nya keluar, langsung kerja, langsung siapin. UU-nya sudah ada kok, UU ini kan 2017," tegasnya.

"Ah ini enggak dikerjakan dari awal, akhirnya comot-comot. Jadi kontroversi, akhirnya peran panelis dihilangkan, jadilah ini kayak cerdas cermat," imbuhnya.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya