Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak/RMOL

Politik

Dahnil Simanjuntak: Rakyat Rugi Tidak Bisa Dengar Langsung Visi Misi Capres

SENIN, 07 JANUARI 2019 | 08:52 WIB | LAPORAN:

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ssiap bila harus memaparkan visi dan misi secara langsung kepada masyarakat luas.

Justru ini yang diinginkan paslon nomor urut 02.

Demikian ditegaskan koordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak.


"Awalnya visi dan misi dijadwalkan disediakan KPU RI masing-masing dua jam untuk timses calon, namun kami mengusulkan berdasarkan permintaan Pak Prabowo dan Bang Sandi, ada baiknya visi misi disampaikan langsung oleh capres cawapres," ujar Dahnil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/1).

Sejatinya sesi ini dijadwalkan pada Rabu (9/1) mendatang, namun dibatalkan pihak KPU. Menurut Dahnil, keputusan KPU tersebut jelas merugikan rakyat.

"Pasti (rugi), karena tidak bisa langsung lebih dalam mendengar langsung visi misi capres," terangnya.

Ketua KPU Arief Budiman berdalil pasangan calon dan tim pemenangannya dapat melakukan pemaparan visi misinya secara sendiri-sendiri.

"Sosialisasi visi misi silakan dilakukan sendiri-sendiri, mereka yang akan menentukan waktu dan tempatnya masing-masing," ujar Arif di Hotel Mandarin, Jakarta, Sabtu (5/1) lalu.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya