Berita

Foto: Net

Politik

MK Miliki Tantangan Berat Di Tahun 2019

MINGGU, 06 JANUARI 2019 | 16:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Mahkamah Konstitusi (MK) bukan hanya menjadi lembaga pengawal konstitusi tetapi juga sebagai pengawal demokrasi. Karenanya, dalam tahun politik, peran MK menjadi penting dan semakin meningkat tantangannya.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Konstitusi dan Demokrasi (Kode) Inisiatif Veri Junaidi, di Jakarta, Minggu (6/1).

“MK sebagai pengawal konstitusi juga sebagai pengawal demokrasi. Kenapa? Karena MK lebih banyak memutuskan perkara pemilu dan Pilkada,” ujar Veri.


Menurut Veri, tantangan terberat MK pada tahun 2019 ini soal kepatuhan terhadap putusan MK. Selain itu terkait prediksi banyaknya sengketa pemilu baik Pilpres maupun Pileg 2019 ini.

Very menyebut ada beberapa faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan terhadap putusan MK dari lembaga atau perorangan.

“Pertama, karena ada kepentingan politik dan ekonomi sehingga mengabaikan putusan MK dengan tidak mengesampingkannya,” bebernya.

Kemudian sambung dia, adanya perbedaan pemahaman terhadap putusan MK sehingga membuat respons yang berbeda dengan putusan MK.

“Terus soal ketidaktahuan terhadap putusan MK, ini juga mempengaruhi adanya ketidakpatuhan itu,” demikian Veri. [jto]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya