Berita

Haris Pertama/Dok

Hukum

8 Pimpinan Sidang Kongres KNPI Dilaporkan Ke Bareskrim Polri

MINGGU, 06 JANUARI 2019 | 08:47 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama melaporkan adanya dugaan penipuan, perbuatan curang, pemalsuan surat dan penyebaran isu hoax yang dialaminya.

Didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Kepemudaan (OKP), Haris Pertama kemarin (Sabtu, 5/1) mendatangi gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Pusat.

Paling tidak, ada sebanyak delapan orang yang dilaporkan oleh Haris Pertama. Mereka yang dilaporkan itu adalah atas nama Sirajuddin Abdul Wahab, Syahwan Arey, Heru Slana Muslim, Wazir Muhaemin, Salman Faisal, Veddrik Nugraha, Nevi Ervina dan Ahmad Hadi Hardilani.


Laporan diterima oleh petugas Bareskrim Polri, Inspektur Polisi Dua Ahmadi.

"Kita melaporkan dugaan penipuan, perbuatan curang, pemalsuan surat dan penyebaran informasi bohong atau hoax," kata Haris.

Sebelumnya, Ketua Steering Committee (SC) Kongres KNPI ke XV, Ahmad Hadi Hadlani konferensi pers menyatakan bahwa belum ada Ketua Umum DPP KNPI terpilih dalam kongres di Bogor pada 18-22 Desember 2018.

Dia pun membentuk Presidium Sidang Kongres KNPI Ke XV untuk kongres lanjutan KNPI ke XV dengan agenda pemilihan ketua umum. Meski begitu, ia tidak menampik ada dinamika yang berkembang saat kongres tersebut berjalan.

Namun, menurut Hadi, dari pihak SC belum menyampaikan pernyataan karena harus melihat, mengkaji dan memperhatikan apa yang sesungguhnya terjadi.

Hadi menyampaikan, dirinya juga dipilih sebagai Ketua Kelompok Kerja yang menerima dan memverifikasi berkas pencalonan Ketua Umum KNPI.

"Kita terima tiga berkas bakal calon, Haris Pertama, kedua Jackson Kumaat dan Noer Fajrieansyah. Semuanya lulus. Pada tingkat SC lulus, sampai pada tingkat pleno sampai lulus," katanya.

Hadi menuturkan, pada pemilihan ketum KNPI putaran pertama, Haris Pertama memperoleh suara sebanyak 84 suara, sementara Noer Fajriensyah sebanyak 82 suara.

"Hasilnya adalah Haris Pertama dan Noer Fajriensyah memenuhi untuk jadi calon. Tapi keduanya memenuhi 50+1," katanya.

Oleh karena itu, lanjut Hadi, pihaknya menyambut baik surat edaran Presidium Sidang yang meminta seluruh DPD KNPI untuk mengikuti pemilihan ketum putaran kedua di Hotel Fores Bogor pada 5-6 Januari 2019.

"Harus menjalankan putaran kedua, sesuai AD/ART," ujar Hadi.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya