Berita

Nusantara

Ladang Ganja 1 Hektare Berhasil Diungkap Di Empat Lawang

MINGGU, 06 JANUARI 2019 | 04:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keberadaan ladang ganja di pegunungan kawasan Desa Lingge, Pendopo Barat, Empat Lawang, Sumatera Selatan berhasil diungkap Personil Koramil Pendopo dan Kodim 0405/Lahat.

Komandan Kodim 0405/Lahat, Letkol (Kav) Sungudi melalui Pasi Intel Kapten Purwadi mengutarakan bahwa pengungkapan ini bermula dari informasi yang didapat dari warga pada Jumat (4/1).

Pada Sabtu (5/1) dinihari, sekitar jam 01.00 WIB, beberapa personil Koramil 405-05/Pendopo dan Kodin Lahat dikomandoi Pasi Intel Kapten Purwadi menuju lokasi ladang ganja dengan berjalan kaki. Jarak tempuhnya mencapai 4 jam perjalanan.


"Jalannya cukup sulit dan juga melintasi sungai," katanya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLSumsel.

Setelah tiba di lokasi, lanjut Purwadi, pihaknya langsung melakukan pengepungan dan setelah dinyatakan aman, pihaknya langsung mengamankan barang bukti di lokasi. Sedangkan pelaku telah lebih dulu kabur.

"Dekat pondok ada jejak orang dan sepertinya belum lama melakukan aktivitas di tempat itu," kata Dia.

Dalam pengungkapan ini, tim berhasil mengamankan 70 batang pohon ganja yang diperkirakan berumur satu tahun di lahan sekitar satu hektare dengan kemiringan lahan sekitar 60 derajat.

Tanaman pohon ganja itu seolah disamarkan karena beRcampur dengan tanaman pohon liar pada bagian atasnya.

"Tempatnya di tebing lereng bukit, dan cukup sulit mencapai tempat itu. Untuk ke sana, kami beberapa kali terpeleset karena licin, kami berjalan kaki selama 4 jam pergi dan 4 jam pulang," katanya.

Ditambahkan, saat ini semua barang bukti pohon ganja ini, masih dititipkan di Makodim Lahat.

"Pak Dandim masih dinas luar, nanti setelah Dia pulang, soal ini akan kami serahkan kepada polisi," demikian Purwadi.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya