Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

PKS: Palestina, Rohingya, Uighur Menanti Komitmen Menlu

MINGGU, 06 JANUARI 2019 | 03:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Indonesia telah resmi menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB di awal tahun 2019. Indonesia bersama Jerman, Belgia, Republik Dominika, dan Afrika Selatan akan bergabung hingga dua tahun ke depan.

Menanggapi status tersebut, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur menyampaikan ucapan selamat. Menurutnya kepercayaan bangsa-bangsa pada Indonesia harus disukseskan oleh segenap rakyat.

“Selamat. Sekalipun bukan kali ke-1, tapi ke-4, amanah ini penting disukseskan,” ujarnya, Sabtu (5/1).


Dia kemudian menukil komitmen Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai mendapat status tersebut. Menlu Retno, katanya, berkomitmen akan menjadikan amanah ini untuk berkontribusi wujudkan keamanan dan perdamaian dunia.

Wakil ketua MPR itu kemudian menjabarkan sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia.

Di antaranya, sejumlah kasus kekerasan yang menimpa kaum muslim di beberapa negara, seperti konflik di Palestina, etnik rohingya di Myanmar, dan etnik uighur di China.

“Palestina, rohingya, uighur dan lain-lain,sudah menanti,” tegasnya. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya