Berita

Ferdinand Hutahaean/Net

Politik

Soal Debat Dibocorkan, Memang Capres Mau Disuruh Hapalan

MINGGU, 06 JANUARI 2019 | 02:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Demokrat menyesalkan sikap KPU yang memberikan daftar pertanyaan debat pilpres kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai sikap KPU itu telah membuat kualitas pilpres menurun.

Menurutnya, debat merupakan sarana untuk menguji kemampuan berpikir para calon untuk memimpin bangsa ini.


“Lantas mengapa pertanyaan debat mau dibocorkan seminggu sebelum debat? Memangnya capres itu mau disuruh hapalan?” sindirnya, Sabtu (5/1).

Ferdinand menyebut KPU gagal memaknai fungsi debat dalam proses demokrasi. Selain itu, sikap KPU juga rentan menimbulkan prasangka menguntungkan salah satu paslon.

“Kalau begini untuk apa ada debat? Untuk apa capres cawapres jadi tukang hapal? Anak SD saja mau ujian tidak dibocorin soal, masa capres cawapres dikasih soal seminggu sebelum debat? Wahai tuan KPU, mengapa kalian rendahkan kualitas pilpres ini?” pungkasnya. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya