Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Sosialisasi Visi-Misi Batal, Kesempatan Publik Tahu Gagasan Capres Berkurang

SABTU, 05 JANUARI 2019 | 23:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pembatalan agenda penyampaian visi-misi pasangan calon presiden dan wakil presiden oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai telah merugikan publik.

Analis politik dari IndoStrategi Arif Nurul Imam menilai pembatalan itu telah mengurangi kesempatan publik untuk tahu tentang visi misi calon presiden mereka.

“Batalnya agenda sosialisasi visi-misi capres-cawapres yang difasilitasi KPU tentu merugikan publik karena mengurangi ruang untuk mengetahui proyeksi atau gagasan setiap pasangan calon dalam memproyeksikan Indonesia ke depan,” katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Sabtu (5/1).


Menurut Arif, sosialisasi visi misi merupakan forum untuk menakar sejauh mana ketajaman pasangan kandidat dalam melihat persoalan dan tantangan Indonesia ke depan.

"Karenanya, pembatalan agenda sosialisasi visi misi sangat disayangkan," ujar Arief.

Acara semacam itu, sambungnya, bermanfaat dan memberikan edukasi politik kepada publik serta mencerdaskan calon pemilih.

"Artinya, semakin banyak informasi yang diterima masyarakat, maka pemilih akan semakin rasional," tegasnya. [ian]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya