Berita

Gunung Merapi/Net

Nusantara

BPBD Klaten Siapkan 25 Ribu Masker Antisipasi Hujan Abu Merapi

SABTU, 05 JANUARI 2019 | 17:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Warga di sekitar Kemalang, Klaten terus melaporkan terjadinya hujan abu vulkanik pada Sabtu (5/1). Desa Balerante menjadi salah satu yang paling terdampak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Klaten Bambang Giyanta mengatakan, meski tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas warga, pihaknya menyiapkan 25 ribu masker untuk mengantisipasi hujan abu.

Pada Jumat malam (4/1), BPBD Klaten mengirimkan sebanyak 2.600 masker ke Desa Tegalmulyo, Kemalang yang juga melaporkan terjadinya hujan abu. Total ada 25 ribu masker disiapkan.


Bambang menjelaskan, pihaknya juga mengutus kabid kedarutan dan logistik untuk memantau perkembangan di desa-desa yang berada di lereng Gunung Merapi. Sabtu siang sekitar pukul 11.50 WIB hujan abu tipis terjadi di lereng Merapi.

Kepala BPBD Provinsi Jawa Tengah Sarwa Pramana menambahkan, pihaknya juga ikut memantau perkembangan Merapi. Dengan berkoordinasi bersama jajaran BPBD Klaten.

Sarwa berharap, masyarakat tetap tenang karena aktivitas Merapi masih pada level waspada. Hujan abu juga tidak berdampak pada aktivitas warga.

Guguran lava terpantau di Gunung Merapi pada Jumat (4/1) pukul 21.01 WIB dengan amplitudo 70 milimeter dengan durasi 150 detik dan jarak luncur kurang lebih 1,2 kilometer ke hulu Kali Gendol. Hingga saat ini, tingkat aktivitas Merapi masih berada pada level dua atau waspada. [wah]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya