Berita

KPU/Net

Politik

Seharusnya Semua Agenda KPU Direncanakan Dengan Baik

SABTU, 05 JANUARI 2019 | 16:28 WIB | LAPORAN:

Keputusan Komisi Pemilihan Umum membatalkan pemaparan visi misi pasangan calon presiden yang sebelumnya direncanakan digelar pada Rabu (9/1) cukup disayangkan.

Menurut pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio, pemaparan visi dan misi penting untuk dilakukan pasangan capres.

"Ya harusnya kan kalau begini-begini ini bisa diputuskan dan direncanakan dengan baik. Apa namanya, sayang saja sekelas KPU maju mundur untuk sebuah program yang menurut saya sangat penting," ujar Hendri saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (5/1).


Belajar dari situ, dia berharap keputusan yang diambil KPU ke depan lebih strategis dan tentunya bersifat netral.

"Dengan keputusan ini mudah-mudahan KPU lebih strategis lagi dalam menentukan keputusan-keputusan nantinya," tegas Hendri yang juga pendiri Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi).

Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Sudirman Said sebelumnya menyayangkan sikap KPU membatalkan agenda pemaparan visi dan misi capres-cawapres.

"Terus terang kami sangat menyayangkan keputusan KPU ini. Seharusnya KPU tetap menggelar paparan visi dan misi calon presiden sebelum debat diselenggarakan," ujarnya. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya