Berita

KNPI

Politik

Belum Ada Ketum Baru KNPI, Kongres Dilanjutkan Nanti Malam

SABTU, 05 JANUARI 2019 | 16:07 WIB | LAPORAN:

. Kongres ke XV Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang berlangsung pada tanggal 18 sampai 22 Desember di Hotel Forest, Bogor, Jawa Barat lalu ternyata belum usai.

Tidak terima dengan proses pemilihan Ketua Umum yang baru, Steering Commite pun bermaksud menggelar kongres lanjutan.

Ketua Steering Commite Kongres XV, Ahmad Hadi Hardilani menjelaskan, demi melanjutkan kongres, pihaknya sudah menyampaikan surat edaran kepada 132 OKP nasional, 34 DPD KNPI Provinsi, satu DPP KNPI, satu MPI.


Surat edaran itu berisi undangan untuk menghadiri kongres lanjutan yang akan berlangsung pada tanggal 5 sampai 6 Januari 2019 di Bogor, Jawa Barat. Acara sendiri akan dimulai pada pukul 19.00 WIB

"Presidium sidang Kongres sudah keluarkan SE (surat edaran) untuk melanjutkan kembali Kongres. Ada enam dari sembilan orang presidium yang mendukung," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/1).

Lebih lanjut dijelaskannya, kongres lanjutan digelar karena menurut AD/ART organisasi, belum ada satu kandidat pun yang menang.

AD/ART menurut dia mengharuskan kongres untuk dilanjutkan pada putaran kedua. Karena, baik Haris maupun Fajriensyah belumlah memenuhi syarat 50 plus 1.

Adapun dua kandidat yang akan masuk putaran kedua nanti adalah mereka yang memiliki suara terbanyak, yakni Haris Pertama yang memperoleh 84 suara dan Noer Fajriensyah dengan 82 suara dari total suara sebanyak 168.

"Jadi belum ada ketua umum DPP KNPI terpilih dalam Kongres ke-XV. Makanya pelaksanaan Kongres dilanjutkan," tekannya sembari mengatakan bahwa Kongres nanti malam akan dijaga oleh 100 personil Brimob dan 50 anggota TNI. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya