Berita

Mantan Komisioner KPU, Sigit Pamungkas (kiri)/RMOL

Politik

Sigit Pamungkas: Tingkat Kepercayaan Terhadap KPU Anjlok 10 Persen

SABTU, 05 JANUARI 2019 | 13:10 WIB | LAPORAN:

. Tingkat kepercayaan masyarakat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kian menurun. Hal ini karena kinerja kedua lembaga itu yang cenderung lamban.

Mantan Komisioner KPU, Sigit Pamungkas menilai, KPU dan Bawaslu sangat lamban dalam merespons isu-isu negatif yang menerpa mereka.

Diantaranya isu tentang orang gila boleh memilih, ketidaknetralan KPU terkait penomoran capres dan cawapres, kotak suara kardus, hingga tujuh surat suara tercoblos.


"Isu tujuh kontainer itu, dan kardus yang telat direspons yang akhirnya juga berusaha merespons, tapi itu sebenarnya telat untuk banyak kasus KPU merespons," kata Sigit dalam diskusi bertajuk "Menuju Pemilu Bermutu" di kawasan Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1).

Lambannya KPU dan Bawaslu dalam merespons isu-isu negatif itu ditekankannya justru berimbas pada menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap mereka.

"Terakhir survei LSI dan ICW, itu tingkat kepercayaan terhadap KPU di bawah 70 persen, padahal ketika awal dilantik (April 2017) itu 80 persen. Turunnya jauh sekali," pungkas Sigit. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya