Berita

KPU/Net

Politik

Sikap KPU Tanggapi Kabar Hoax Kontainer Surat Suara Terlalu Reaktif

JUMAT, 04 JANUARI 2019 | 21:47 WIB | LAPORAN:

Langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang melaporkan informasi hoax terkait tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos ke Bareskrim Mabes Polri terlalu reaktif.

Pengamat Politik yang juga Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin mengakui bahwa isu tujuh kontainer surat suara itu sangat merugikan KPU, karena memang logistik pemilu merupakan tanggungjawab mereka.

"Kalau beredar informasi yang tidak beres ikhwal surat suara, maka sudah benar langkah KPU yang sigap merespons isu itu," tandasnya dalam keterangannya kepada redaksi, Jumat (4/1).


Hanya saja, lanjutnya, respons KPU yang melaporkan aksi tersebut ke pihak kepolisian sangatlah berlebihan. Sebab semestinya KPU cukup memberikan penjelasan ke publik bahwa isu itu tidak benar.

"Karena KPU bersama Bawaslu sudah langsung turun ke lapangan untuk mengecek berita bohong itu," imbuhnya.

Lebih lanjut ditekankannya bahwa KPU terikat pada Peraturan Kode Etik Penyelenggara Pemilu. Aturan itu membatasi cara KPU dalam bersikap dan bertindak. Peraturan itu juga sudah jelas-jelas mengharuskan KPU untuk memberikan respons secara arif dan bijaksana terhadap kritik dan pertanyaan publik.

"Cuitan Andi Arief seputar isu itu kan sifatnya pertanyaan publik. Jadi dijawab saja oleh KPU secara arif dan bijaksana, tanpa perlu melapor ke polisi," tukasnya. [mel]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya