Berita

Fahri Hamzah (tengah)/RMOL

Politik

Pimpinan DPR: Kok KPU Kelihatan Seperti Dikoordinir Petahana

JUMAT, 04 JANUARI 2019 | 19:24 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak lebay dalam merespon berita hoax tujuh kontainer berisi surat suara pilpres yang sudah dicoblos. KPU harus bersikap santai, tidak boleh meragukan apalagi mencurigakan.

"KPU cukup menjelaskan kabar itu tidak benar. Ngomong apa adanya, terbuka saja. Nggak usah dendam mau lapor-lapor segala," ujar Fahri Hamzah kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jumat (4/1).

Fahri mengingatkan, sebagai lembaga penyelenggara pemilu, KPU harus tetap bersikap netral di Pemilu 2019 dalam menyikapi berita hoax tersebut.


"Come on, KPU itu tidak saja harus netral, tetapi nampak netral, karena dia penyelenggara. Kok kelihatan kayak dikoordinir oleh petahana gitu," lanjutnya.

Misalnya, lanjut politisi dari PKS itu, soal twitter Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief yang kemudian direspons secara berlebihan sampai ngajak Bawaslu, lapor polisi.

"Ngajak semualah gitu, termasuk kayak ngajak pertahana gitu, itu nggak boleh. Masa KPU gagahan tampil di TV seolah dia maju jadi pahlawan," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya kalau KPU telah melaporkan hoax tujuh kontainer surat suara tercoblos ke Bareskrim Polri, dengan alasan kasus hoax yang menimpanya saat ini berlebihan.

"Kali ini kami menganggap isu yang sekarang sangat luar biasa berlebihan, maka kami merasa tidak cukup hanya menjawab dengan fakta dan data, tapi kami merasa perlu ini dilaporkan," ujar Ketua KPU Arief Budiman di Bareskrim Polri beberapa waktu lalu.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya