Berita

Lukman Hakim Saifuddin/RMOL

Nusantara

Di Depan Menag Lukman, PNS Ini Ungkit Fasilitas Makan Semasa Alamsjah Ratoe

JUMAT, 04 JANUARI 2019 | 12:24 WIB | LAPORAN:

Momen kumpul-kumpul santai dengan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, dimanfaatkan para pegawai yang sehari-hari di lingkungan Kemenag untuk curhat.

Acara yang dikemas dengan tajuk 'Bincang-Bincang Santai' dalam rangka peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-73 ini berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Jalan MH Thamrin No 6 Jakarta, Jumat (4/1).

"Saya ingin ASN mungkin di bagian mana-mana tranportasi, bagian mana-mana. yang paling lama di Kemenag untuk maju. Tapi yang non-eselon," pinta Menteri Lukman sembari berdiri di atas panggung berukuran kecil.


Menteri Lukman berbicara persis di tengah hampir seribuan PNS berpakaian batik yang duduk bersila. Tak ada bangku atau dekorasi khusus khas acara dengan massa banyak.

Mendengar itu, salah seorang pegawai bernama Atun pun mengacungkan tangan. Wanita yang bekerja di Kemenag sejak tahun 1983 ini lalu dipersilakan maju ke depan.

"Apa kesan yang paling diingat sejak awal kerja di sini sampai sekarang?" tanya Lukman.

Atun menjawab semasa awal dirinya bekerja. Saat itu posisi Menag dijabat Alamsjah Ratoe Perwiranegara.

"Tahun itu kita pegawai dapat rantang kopi, gula, itu dapat setiap bulan. Terus tiap hari kita dapat makan, tiap orang dikasih rantang. Sampai saya mengalami itu di Jalan Thamrin. Terus tahun 1985 pindah ke Lapangan Banteng, tidak ada lagi," ulasnya berkisah.

Suasana ruangan yang tadinya tenang seketika berubah riuh mendengar curhat Atun.

"Wah ini salah saya. Salah saya karena baru tahu dulu ada fasilitas semacam itu," ujar Lukman sembari meminta Sekretariat Kemenag untuk memperhatikan semua keluh kesah para pegawai.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya