Berita

Nicollo Machiavelli

Jaya Suprana

Kelirumologi Machiavellianisme

JUMAT, 04 JANUARI 2019 | 07:34 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SENASIB dengan Radikalisme dan Fasisme, istilah Machiavellianisme terlanjur menyandang aura citra lebih cenderung ke arah negatif ketimbang positif.

Il Principe

Machiavellianisme sama dengan Marxisme. Kedua istilah tersebut berasal dari nama tokoh pemikir. Machiavellianisme berasal dari nama Niccolo Machiavelli yang tersohor berkat menulis buku Il Principe , sementara marxisme berasal dari nama Karl Marx yang tersohor berkat menulis buku Das Kapital.


Ilmuwan politik serta diplomat Italia, Niccolo Machiavelli menulis sebuah risalah politik era Rennaisance dengan judul Il Principe.

Semula risalah politik ini didistribusikan pada tahun 1513 dengan menggunakan judul bahasa Latin : De Principatibus yang apabila diterjemahkan ke bahasa Italia sebenarnya bukan “Il Principe” tetapi “ I Governi”. Versi berjudul Il Principe baru diterbitkan pada tahun 1532, lima tahun setelah Machiavelli wafat atas ijin Paus Klemens VII.

Il Principe dianggap sebagai mahakarya filsafat politik modern pertama di mana kebenaran yang nyata efektif dianggap lebih penting ketimbang cita-cita abstrak yang muluk-muluk. Isi risalah Il Principe juga dianggap berlawanan dengan doktrin Katolik dan skolastik mengenai politik dan etika pada masa itu.

Meskipun relatif singkat, Il Principe merupakan yang paling diingat dari karya-karya Machiavelli dan yang paling bertanggung jawab menyeret terminologi Machiavellianisme ke makna yang negatif bahkan penghinaan. Machiavellianisme juga berperan dalam mempengaruhi citra negatif terhadap istilah "politik" dan "politisi" di masyarakat kebudayaan Barat.

Kelirumologi

Sebenarnya tafsir popular terhadap Il Principe berbenturan dengan makna karya-karya yang ditulis Machiavelli beberapa tahun kemudian. Misalnya penguasa dengan budi pekerti luhur ditampilkan Machiavelli pada Discorsi sopra la prima deca di Tito Livio. Angkara murka para penguasa yang melakukan tindakan kriminal politik lebih jelas tampil pada karya Machiavelli : Vita di Castruccio Castracani.

Satu di antara sekian banyak deskripsi dalam Il Principe  yang paling kerap dipetik “ Dia yang mengabaikan apa yang dilakukan untuk apa yang seharusnya dilakukan, lebih cepat menimbulkan kehancuran daripada pelestariannya” seharusnya justru mencegah kekeliruan tafsir bahwa Il Principe merupakan pedoman bagi para penguasa yang ingin sukses berkuasa.

Kekeliruan utama dalam menafsirkan Il Principe terletak pada upaya penggelinciran niatan Nicollo Machiavelli menulis Il Principe sebagai pedoman alias Das Sollen tentang bagaimana sebaiknya seorang penguasa menjabarkan kekuasaannya padahal sebenarnya sekadar sebagai penggambaran realita Das Sein tentang keburukan sepak terjang para penguasa yang sudah nyata malang melintang berkuasa di Italia era Renaisance.
Keliru menafsirkan Il Principe sebagai anjuran bagi penguasa untuk melakukan angkara murka kekuasaan mirip keliru menafsirkan Kelirumologi sebagai ilmu membuat kekeliruan. [***]

Penulis adalah pendiri Pusat Studi Kelirumologi

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya