Berita

Andi Arief/Net

Politik

Demokrat: Andi Arief Justru Selamatkan Wajah KPU


KAMIS, 03 JANUARI 2019 | 20:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana kubu pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin melaporkan Wasekjen Demokrat Andi Arief atas tuduhan menyebarkan informasi bohong atas kicauan di Twitter dinilai kurang tepat.

Sebab, kicauan itu justru menyelamatkan wajah Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan kubu Jokowi dan para pendukungnya.

Begitu kata Kadiv Advokasi Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu, Kamis (3/1).


"Saya pikir yang berniat melaporkan Andi Arief ke kepolisian itu harus memikirkan ulang langkahnya. Kenapa? Karena Andi Arief telah menyelamatkan wajah KPU, wajah presiden Jokowi dan wajah TKN Jokowi-Ma'ruf dari fitnah dan tuduhan praduga kecurangan," ujarnya.

Ferdinand menegaskan bahwa tidak ada yang salah dari kicauan Andi. Dia, sambung Ferdinand, meminta agar pihak berwenang segera mengonfirmasi kabar yang beredar di media sosial mengenai pengiriman 7 kontainer surat suara tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok.

"Jadi poin utamanya adalah niat baik Andi Arief untuk mengklarifikasi dan meminta keterangan dari siapapun dan meminta supaya dilakukan pengecekan agar tidak menjadi fitnah," tegasnya.

"Dan betul ternyata, info yang beredar itu menjadi fitnah karena KPU menyatakan itu hoax dan tidak ada barangnya," imbuhnya.

Untuk itu, lanjut Ferdinand, sepatutnya KPU, Jokowi dan para pendukungnya mesti berterima kasih atas sikap Andi Arief yang meminta pihak-pihak terkait untuk mengklarifikasi kabar tersebut.

"Maka, siapapun harusnya berterima kasih kepada Andi Arief yang sudah menyelamatkan wajah KPU, wajah presiden Jokowi, dan wajah pendukung Jokowi dari fitnah dan tuduhan praduga kecurangan. Itu yang harus dilihat," pungkasnya. [ian]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya