Berita

Tim AGP beri bantuan/Net

Nusantara

AGP Kirim 3,75 Ton Beras Ke Korban Longsor Sukabumi

RABU, 02 JANUARI 2019 | 20:01 WIB | LAPORAN:

Tim relawan Artha Graha Peduli (AGP) bergerak cepat mengirimkan bantuan untuk korban longsor di Sukabumi, Jawa Barat.

Ketua Pelaksana Harian AGP Heka Hertanto menjelaskan bahwa pihaknya telah tiba di Balai Desa Sirnaresmi, Sukabumi, Selasa (1/1).

"Setelah menempuh perjalanan yang sulit dengan kendaraan 4x4 atau berjalan kaki selama 1,5 jam, logistik tiba di lokasi longsor,” jelas Ketua Pelaksana Harian AGP Heka Hertanto dalam keterangan tertilisnya, Rabu (2/1) .


Heka menguraikan bahwa balai yang menjadi posko AGP berjarak sekitar 3 km ke lokasi posko bencana terpadu. Disebutkan logistik yang diserahkan antara lain beras 3.750 kg, air mineral botol besar 100 dus, karamel 3 dus, dan mie instan 100 kardus dengan mengerahkan 20 relawan AGP.

"Tim berkordinasi dengan Dandim Sukabumi Letkol Haris untuk tindak lanjut di lapangan," jelas Heka.

Longsor terjadi di Sukabumi pada Senin (31/12) lalu. Longsor menimbun 30 rumah di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi.

Dari 101 jiwa yang tertimbun, tercatat 63 orang selamat, 3 orang luka-luka dan dirujuk ke RS Pelabuhan Ratu, 15 orang meninggal dunia dan 20 orang masih dalam pencarian. Dua alat berat telah disiapkan, namun baru satu alat berat yang dapat masuk ke lokasi longsor.

Empat kali longsor susulan sudah terjadi meskipun dengan jumlah longsoran yang lebih kecil. Material tanah yang gembur dan rapuh cukup membahayakan bagi tim SAR gabungan di lapangan, apalagi jika turun hujan. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya